Tipe Lem Baru Ini Punyai Karakter Lekat dari Medan Magnet

Posted on

 

Belakangan ini, sekumpulan periset meningkatkan lem baru yang mendapatkan karakter lengketnya dari medan magnet. Peningkatan ini mempunyai potensi memberi penghematan energi dan ongkos yang serius untuk perusahaan yang membutuhkan bermacam hal dalam jalankan industrinya.

Umumnya, proses perkerasan atau curing pada lem berbasiskan epoksi memerlukan keterkaitan elemen dari lingkungan, seperti panas, sinar, atau kelembapan.

Nah, lem yang ditingkatkan oleh sekumpulan periset ini memakai proses perkerasan atau curing yang disebutkan dengan “magnetocuring” Yowinjoker

Proses magnetocuring ini menjadi opsi saat lem konservatif tidak begitu efisien, tidak dapat dipakai sebab peka dengan panas, atau saat banyak bahan isolasi terjebak (susah untuk mengimplementasikan panas, sinar, dan kelembapan).

Lem tipe baru ini bekerja dengan menyatukan epoksi komersial dengan nanopartikel magnetik olahan sendiri

yang terbagi dalam mangan, seng, dan besi, dikutip dari Science Alert pada Jumat (25/12). Nanopartikel ini menghangat waktu dilalui oleh energi elektromagnetik dan mengikat bahan di tempatnya.

“Peningkatan khusus kami ialah langkah untuk cure perekat dalam beberapa waktu sesudah terkena medan magnet, sekalian menahan permukaan yang begitu panas,” tutur Terry Steele, sebagai periset material dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

“Ini penting, sebab beberapa permukaan yang pengin kami satukan benar-benar peka pada panas, seperti elektronik fleksibel dan plastik yang bisa tergerai dengan alamiah,” sambungnya.

Dibanding dengan kombinasi konservatif

lem yang ditingkatkan oleh periset ini lebih gampang diterapkan,

bekerja bisa lebih cepat, dan cuman memerlukan semakin sedikit

energi dan ruangan. Kelebihan yang lain adalah lem ini

dapat disamakan untuk mengatur pergerakan dan temperatur

maksimal panas waktu dipakai, dan tidak membutuhkan pengeras atau akselerator.

Lem yang inovatif ini cuman memerlukan piranti elektromagnetik kecil untuk proses curing-nya, bahkan juga bila dipakai pada produk serat karbon seperti sepeda dan helm. Umumnya, diperlukan waktu pemanasan sepanjang beberapa jam memakai oven memiliki ukuran besar bila memakai lem epoksi.

Beberapa periset menjelaskan jika untuk fixing satu gr lem epoksi konservatif memerlukan waktu satu jam memakai oven 2.000 Watt.

Sedang, untuk satu gr perekat magnetocuring cuman memerlukan waktu lima menit

dalam piranti elektromagnetik 200 Watt dan cuman memerlukan

energi seputar 120 kali semakin sedikit dari lem konservatif.

“Pengeringan perekat magnetocuring kami yang baru ditingkatkan cuman memerlukan waktu beberapa waktu, bukan beberapa jam, tetapi sanggup amankan permukaan dengan ikatan kemampuan tinggi, yang paling disukai dalam industri olahraga, klinis, otomotif dan kedirgantaraan,” tutur Richa Chaudhary, sebagai periset material.

“Proses yang efektif ini dapat mengirit ongkos sebab ruangan dan energi yang diperlukan untuk pengawetan panas konservatif menyusut secara berarti,” sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *