Sepanjang wabah Covid-19, trend transaksi bisnis dalam masyarakat mulai berbeda dengan manfaatkan tehnologi digital. Basis pembayaran non-tunai juga lagi alami kenaikan pemakai. Salah satunya basis pembayaran non-tunai yang alami kenaikan ialah program dompet digital DANA. Berdasar laporan yang diterima Tek.id, pemakai transaksi bisnis online di DANA naik sampai 96%. Menyaksikan ini, DANA mendatangkan feature Meminta Uang untuk memperlebar akses non-tunainya.

“Feature Kirim Uang terdaftar selaku feature yang terbanyak dipakai sepanjang wabah. Ini mengisyaratkan makin kuatnya keyakinan pada keunggulan dan keamanan tehnologi digital dalam memberikan dukungan rutinitas dan keproduktifan warga sekalian tanda-tanda positif bertambahnya inklusi digital di bagian keuangan,” kata Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA.

“Untuk menjawab bertambahnya keperluan warga berbisnis nontunai, terutamanya lakukan pengangkutan uang, DANA bekerja bersama dengan beberapa bank untuk mendatangkan feature permintaan pengangkutan uang dengan memakai QR kode. Ini adalah loyalitas DANA untuk selalu mendatangkan pengalaman berbisnis nontunai yang gampang, ringkas, nyaman dan aman.”

Meminta Uang adalah feature yang memungkinkannya pemakai transfer uang

DANA mengakui feature ini berlainan yang berada di program lain, sebab bisa simpan sampai lima QR Kode bank arah. Feature ini bisa juga dipakai untuk aktivitas yang memiliki sifat keanggotaan, seperti arisan dan bantuan.

Feature ini ada di halaman khusus DANA dengan dengan simbol ‘Request’ (Meminta). Untuk lakukan pengangkutan uang, click simbol itu, lalu tentukan “Add Bank Accounts” untuk menambah rekening bank yang pengin dituju. Masukan nama bank dan nomor rekeningnya. Pemakai harus memeriksa nama dan nomor rekening untuk validasi saat sebelum memasukkan dan hasilkan QR Kode account bank. QR Kode itu bisa dibagi lewat WhatsApp, Line, dan basis sosial media yang lain. Seperti program bank online, pemakai bisa juga menambah catatan pada setiap transaksi bisnisnya. Bila transaksi bisnis sukses, akan tampil pemberitahuan.

QR Kode yang diterima dari pemakai DANA dapat digunakan untuk dijangkau di program itu. Yang menerima link langsung akan ditujukan pada proses transfer tak perlu masukkan kembali lagi nominal mupun nomor rekening tujuan.

Selain itu, pengangkutan uang lewat feature ini tidak dikenai ongkos tambahan atau cuma-cuma untuk 10x transfer per bulan. Tentang hal nominal minimum transaksi bisnis ialah Rp50.000. Transaksi bisnis di bawah nominal itu dikenai ongkos transfer yang diputuskan bank.

 

Baru saja ini ada bocoran yang ungkap feature dan detail netbook flagship terkini dari Huawei, yang dilengkapi oleh processor Kirin bikinan sendiri. Perusahaan asal Tiongkok itu diumumkan sedang kerjakan beberapa PC yang dilengkapi oleh chipset silikon bikinan Huawei yang disebutkan dengan HiSilicon ARM.

Bocoran terkini ini memberi perincian yang cukup terang sekitar netbook Huawei kedepan. Tetapi, harus tahu jika bocoran itu bukan berawal dari Huawei secara sah. Dikutip dari Gizmochina (28/12), ada satu photo paket dari pemakai Weibo yang mengutarakan detail khusus dari netbook Huawei itu.

Berdasar bocorannya, piranti ini dilengkapi oleh chipset Kirin 990 yang mempunyai perform tinggi dan dipadankan dengan kemampuan RAM 8GB dan SSD 512 GB. Monitor yang dipakai netbook ini memiliki ukuran 14 inch dan memiliki resolusi Full HD (1080p).

Baca juga : Tipe Lem Baru Ini Punyai Karakter Lekat dari Medan Magnet

Netbook bikinan Huawei itu mempunyai mekanisme operasi Deepin OS 20 yang berbasiskan Linux, dan peluang akan lakukan peralihan ke HarmonyOS.

Netbook ini sendiri dinamakan Qingyun L410 dan diprediksikan mempunyai

harga yang semakin lebih murah dibanding MateBook 14, walau ke-2 nya sama datang dengan detail dan feature sama.

Ada juga peluang yang lumayan menarik sebab netbook ini

memberikan dukungan sambungan 5G karena SoC yang dipakainya mempunyai integratif modem 5G.

Kekuatan 5G ini adalah feature yang bisa tingkatkan daya saing netbook

dan tingkatkan rekam jejak Huawei selaku perintis dalam pelopor tehnologi komunikasi angkatan kedepan.

Sama seperti yang sudah diprediksikan, netbook ini ditegaskan akan bertambat

di pasar Tiongkok lebih dulu saat sebelum dikeluarkan ke pasar global. Selama ini,

Huawei belum mengeluarkan pengakuan sah sekitar info itu.